Gutenberg Penemu Mesin Cetak

We Can, I Can! Spesial Hari Kanker Sedunia
Februari 11, 2020
PROMO “Diskon Suka-Suka”
Maret 10, 2020
Show all

Gutenberg Penemu Mesin Cetak

Johannes Gensfleisch zur Laden zum Gutenberg dikenal dengan Johannes Gutenberg, adalah seorang pandai logam dan penemu berkebangsaan Jerman yang memperoleh ketenaran berkat sumbangannya di bidang teknologi percetakan pada tahun 1450-an, termasuk aloy logam huruf (type metal) dan tinta berbasis-minyak, cetakan untuk mencetak huruf secara tepat, dan sejenis mesin cetak baru yang berdasarkan pencetak yang digunakan dalam membuat anggur.

Tradisi menjulukinya sebagai penemu movable type di Eropa, suatu perbaikan sistem pencetakan blok yang sudah digunakan di wilayah tersebut. Dengan mengkombinasikan unsur-unsur ini dalam suatu sistem produksi, ia memungkinkan terjadinya pencetakan materi tertulis secara cepat, serta terjadinya ledakan informasi di Eropa Renaisans.

Karya utamanya, Alkitab Gutenberg (juga dikenal sebagai Alkitab 42 baris), telah diakui memiliki estetika dan kualitas teknikal yang tinggi.

Dunia mengenal Johannes Guttenberg sebagai penemu mesin cetak, dilahirkan dikota Mainz sekitar 1389, jerman dan meninggal pada 3 Februari 1468 dikarenakan serangan jantung. Ia dimakamkan di gereja Fransiskan di Mainz. Namun Gereja itu kemudian dihancurkan, dan kuburan Gutenberg kemudian hilang.

Johannes Guttenberg merupakan putra bungsu dari pedagang kelas atas Fierle Gensfleisch zur Laden, dari istri keduanya Else Wyrich. Johannes Gutenberg pertama kali bekerja sebagai seorang tukang emas. Pada tahun 1411, terjadi pemberontakan di Mainz, sehingga dia harus pindah ke Strasbourg dan tinggal di sana selama 20 tahun.

SEJARAH PENEMUAN MESIN CETAK

Meskipun Gutenberg bukanlah penemu yang pertama, hal ini terbukti dengan adanya bentuk pencetakan yang sangat sederhana yang dapat ditemukan di Cina dan Korea sekitar tahun 175 AD. Tampilan yang terbalik di atas kayu, dan kemudian perunggu telah dibuat pada tahun ini. Alat ini kemudian dibubuhi tinta kemudian ditempatkan di atas secarik kertas dan digosok dengan lembut menggunakan sebuah tongkat bambu.

ohannes Gutenberg disebut seorang penemu mesin printing press dari jerman pertama kalinya dan dikenal sebagai the “father of a printing revolution”, dikenal sebagai “father of printing revolution” karena dia telah menemukan banyak jenis tipe mesin print yaitu mesin print yang moveable,berbasis tinta dan cetakan yang bisa disesuaikan.

Hasil karya print pertama kali oleh Johannes adalah Gutenberg Bible yang diprint dengan teknik dan kualitas terbagus dengan teknologi yang masih belum maju.

Mesin Cetak Johann Gutenberg

Mesin Cetak Johann Gutenberg

 

IDE MESIN CETAK GUTENBERG

Ide mesin cetak Gutenberg awalnya tercetus ketika ia bekerja sebagai tukang emas di Mainz. Gutenberg mendapat ide untuk menghasilkan surat indulgensi (pengampunan) dengan membentuk kop huruf pada surat indulgensi lebih banyak agar dia mendapat uang untuk membayar hutang-hutangnya. Pada saat itu, buku dan surat ditulis dengan tulisan aksara latin dengan tangan dan membuat banyak kesalahan ketika penyalinan, selain itu prosesnya sangat lambat. Oleh karena itu, Johannes Gutenberg pertama kalinya membuat acuan huruf logam dengan menggunakan timah hitam unutk membentuk tulisan aksara latin.

Pada mulanya, Gutenberg terpaksa membuat hampir 300 bentuk huruf untuk meniru bentuk tulisan tangan yang berbentuk tegak bersambung. Setelah itu, Gutenberg membuatkan untuk mereka mesin cetak yang bergerak untuk mencetak. Mesin cetak bergerak inilah sumbangan terbesar Gutenberg. Setelah menyempurnakan mesin cetak bergeraknya, Gutenberg mencetak beribu-ribu surat indulgensi yang disalah gunakan oleh Gereja Katolik. Penyalahgunaan ini merupakan puncak timbulnya bantahan daripada sebagian pihak seperti Martin Luther.

Cetakan asli Injil Gutenberg di British Library

 

TINTA CETAK GUTENBERG

Selain menjadi ahli dalam bidang percetakan, Gutenberg juga menciptakan bahan sampingan percetakan seperti tinta dan cetakan huruf. Tinta yang digunakan terbuat dari campuran minyak, tembaga, dan timah hitam yang masih bagus warnanya. Tinta itu adalah bentuknya lain daripada tinta untuk menulis biasa karena tinta percetakan lebih pekat dan lebih lengket. Gutenberg juga telah menyempurnakan campuran logam untuk membentuk cetakan huruf dengan gabungan timah hitam, antimon dan timah yang masih baru digunakan hingga abad ke 20.

Gutenberg juga dipercaya untuk bekerja yang tugasnya adalah menyiapkan Ensiklopedia Catholicon of Johannes de Janua, setebal 748 halaman dengan 2 ruangan setiap halaman dan 66 baris setiap satu ruangan. Pada akhir hayatnya dia diterima sebagai pengiring kepada uskup besar Mainz.

Itulah sedikit kisah tentang Gutenberg dalam dunia percetakan, kami sadur dari berbagai sumber dalam rangka mengenang dan menghargai karya Gutenberg yang hingga kini terus berkembang dan merubah serta memberikan banyak manfaat bagi umat manusia.

Sumber: id.Wikipedia.org, biografiku.com

admin
admin
FullWarna.com adalah percetakan offset di kota Yogyakarta yang melayani jasa cetak dengan mesin Oliver 58, Jenis cetakan yang dapat kami kerjakan adalah; Buku, Brosur, Nota, Formulir, Map, Kwitansi, Kalender, dll.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *